Manusia Merdeka Memandang Dirinya Satu Keluarga Besar dalam Tuhan

Bacaan:
Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. — 1 Korintus 12:13

Tanggal: 24 Agustus

Pada era ini gereja sering saling tidak memperdulikan satu dengan yang lain. Akibatnya gereja pecah (terjadi perpecahan dalam gereja) dan tidak menciptakan satu tubuh yang efektif. Jadi setiap gereja atau orang percaya seharusnya menyadari apa tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota tubuh Kristus.

Pada bacaan ini, Rasul Paulus mengingatkan kepada Jemaat di Korintus akan bahaya perpecahan di dalam tubuh Kristus. Paulus menegaskan bahwa kita semua sebagai gereja ada dalam satu Roh. Tidak ada pembedaan apakah orang Yahudi atau Yunani (baca: di luar Yahudi), dan apakah budak atau tuan/nyonya (orang merdeka). Karena kita semua telah dibaptis menjadi satu tubuh dan diberi minum dari satu Roh.

Setiap orang yang sudah dimerdekakan dalam Kristus sudah selayaknya memahami konsep kesatuan tubuh Kristus yang benar. Konsep yang benar dalam memahami kesatuan tubuh Kristus sesuai dengan Firman Allah akan mendapatkan kesatuan dalam denominasi gereja apapun.

Demikian pula halnya konsep kesatuan tersebut dapat diperluas dengan memandang orang yang belum/tidak percaya kepada Kristus adalah satu keluarga besar dalam Tuhan. Tugas orang percaya dalam Kristus adalah mewartakan kabar baik (Injil) Kristus kepada mereka agar mereka juga dapat dimerdekakan dalam Kristus.

Satu hal lagi yang patut kita garisbawahi bahwa kesatuan bukan berarti menegasikan keberagaman. Kita tetap menerima keberagaman, tetapi keberagaman tersebut jangan sampai membuat kita bertengkar apalagi bermusuhan. Justru dalam keberagaman, kita saling melengkapi satu sama lain. Itulah kesatuan, terutama kesatuan sebagai keluarga besar dalam Tuhan. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?