Giatlah Selalu dalam Pekerjaan Tuhan!

Bacaan:
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. — 1 Korintus 15:58

Tanggal: 3 September

Nasehat Paulus kepada jemaat di Korintus yang tertulis pada 1 Korintus 15:58 ada pada satu bagian surat yang diberi judul oleh LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) “Kebangkitan Tubuh”.

Perikop ini diawali dengan pertanyaan:“Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?” Keseluruhan dari perikop ini bicara tentang kebangkitan tubuh setelah kematian dan diakhiri dengan nasehat:“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

Saat itu dan mungkin sampai saat ini juga, banyak orang yang tidak paham bahkan bingung dengan kebangkitan tubuh setelah kematian. Rasanya, otak kita tak sanggup memahaminya. Memang, jika hanya mengandalkan kemampuan berpikir atau kecerdasan intelektual, kita tidak akan mungkin dapat memahami rancangan, karya dan cara kerja Tuhan.

Setiap kita butuh Roh Kudus untuk memberikan pemahaman kepada kita. Walaupun demikian, ada yang menarik dari perikop ini. Perikop ini ditutup dengan nasihat agar jemaat di Korintus (dan kita juga tentunya) tetap berdiri teguh, tidak goyah dan selalu giat dalam pekerjaan Tuhan karena persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia. Ini adalah nasihat yang indah dan sangat menguatkan iman.

Dalam hidup ini ada sangat banyak hal yang tidak kita mengerti. Ketidakpahaman kita bukan cuma soal kebangkitan tubuh setelah kematian saja, tetap sering kali kita tidak paham mengapa sesuatu Allah ijinkan terjadi.

Kita tidak paham mengapa sakit-penyakit masih kita derita? Mengapa doa kita tak kunjung dijawab padahal kita sudah sangat lama mendoakan hal tersebut? Mengapa orang-orang yang kita kasihi meninggal dengan cara-cara yang menurut kita tragis? Mengapa masih ada orang yang jahat dan curang kepada kita padahal kita sudah selalu berbuat baik? Mengapa keadaan finansial kita belum membaik padahal kita sudah rajin bekerja dan melayani di gereja? Ada banyak sekali pertanyaan “mengapa” di kepala kita.

Syukur pada Tuhan, lewat ayat hari ini yang tertulis pada 1 Korintus 15:58, kita kembali diingatkan untuk berdirilah teguh tidak goyah, dan giat selalu dalam pekerjaan Tuhan. Bahkan ada janji bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia.

Mari belajar sepenuhnya percaya kepada Allah! Semua pertanyaan yang berkecamuk di pikiran baiknya kita serahkan kepada-Nya. Dengan cara-Nya, Ia menjawab kita.

Apapun yang Tuhan percayakan kepada kita, entah itu pekerjaan di kantor, pelayaan di gereja, tugas sebagai ibu rumah tangga, pedagang dan lain-lain, mari kita kerjakan dengan sepenuh hati dan penuh semangat. Kiranya Tuhan menolong kita. Amin.(SRP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?