Layanilah Tuhan karena Rasa Syukur dan dengan Sukacita

Bacaan:
Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. — Roma 12:3

Tanggal: 15 September

Rick Warren bertanya dalam bukunyaDaily Devotional:

  • Apa motivasimu melayani?
  • Bagaimana hal itu memengaruhi sikapmu terhadap pelayananmu?
  • Menurutmu apa tujuan Tuhan menempatkanmu di bumi?

Setiap orang tentu memiliki motivasi saat ia memutuskan untuk terjun dalam pelayanan. Motivasinya tentu saja bisa bermacam-macam, tergantung bagaimana Anda memandang pelayanan itu.

Jika motivasi Anda berorientasi keuntungan atau kepentingan diri sendiri, tentu Anda membuat perhitungan secara bisnis.

Sebaliknya, jika motivasi Anda berorientasi pengorbanan untuk kemuliaan Tuhan, tentu Anda tidak berkenan membuat perhitungan.

Jadi dari sinilah Anda sudah dapat mengambil sikap terhadap pelayanan tersebut.

Melalui pelayanan, Tuhan memiliki maksud yang perlu Anda temukan. Rasul Paulus menuliskannya secara implisit pada Rm. 12:3. Artinya Paulus berkata itulah yang Tuhan mau Anda lakukan.

Tuhan ingin Anda mencari tahu apa tujuan penciptaan Anda untuk mengetahui apa yang Dia ingin Anda kerjakan.

Alih-alih, saat ini banyak orang yang bertindak terlalu cepat hingga mereka tak punya waktu untuk mendengarkan hati mereka lagi.

Orang-orang di seluruh dunia ini bergerak terlalu cepat tanpa arah tujuan. Mereka tergesa-gesa, menjadi stres karena terlalu banyak yang harus dikerjakan dan mereka biasanya terlambat menyadarinya.

Ini bukanlah rencana Tuhan buat Anda. Dia ingin Anda memperlambat langkah Anda untuk mendengarkan hati Anda.

Anda melayani Tuhan karena Anda memilih untuk melakukannya dan oleh karena cara Dia membentuk Anda. Anda melayani Tuhan bukan karena tugas, paksaan, atau rasa bersalah, tetapi karena Anda mencintai-Nya.

Layanilah Tuhan karena rasa syukur dan dengan sukacita. Seperti itulah cara hidup yang Tuhan kehendaki.

Ketika Anda melakukan apa yang Dia kehendaki, itu mendatangkan kemuliaan bagi-Nya. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?