Orang Muda Harus Hidup Bertanggung Jawab

Bacaan:
Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinganan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan. — Pengkhotbah 11:9

Tanggal: 17 Oktober

Masa muda adalah masa di mana pada umumnya orang berada di puncak. Sudah mandiri secara finasial dan mungkin sudah berada pada puncak karir. Kesehatan pun masih bagus, sehingga tubuh masih memiliki kekuatan yang prima. Di masa muda juga pada umumnya orang sudah memiliki komunitas pertemanan yang baik. Kondisi ini membuat banyak orang muda dapat menikmati berbagai kesenangan hidup, baik sendirian maupun bersama dengan teman-temannya.

Menikmati hidup memang tidak salah, apalagi jika kenikmatan itu diperoleh dengan uang sendiri. Dalam 1 Kor. 10:23  tertulis:“Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.”

Orang muda memiliki hak untuk mengisi dan menikmati hidupnya seperti apa yang ia kehendaki. Demikian pula, orang muda memiliki hak mempergunakan uangnya untuk apa yang ia kehendaki karena uang itu ia peroleh dari usaha dan kerja kerasnya sendiri. Dia juga dapat melakukan apapun dengan tubuhnya karena itu tubuhnya dan segala konsekuensinya ia yang tanggung. Sangat benar, tetapi seperti yang tertulis dalam 1 Kor. 10:23, orang muda perlu memahami bahwa sekalipun semua itu diperbolehkan dan itu adalah haknya, bukan berarti semua tindakannya itu berguna dan membangun.

Selain itu, orang muda harus menyadari bahwa segala sesuatu mengandung konsekuensi serius. Ada konsekuensi jika hidup berfoya-foya dan tak dapat mengelola uang dengan baik. Ada konsekuensi jika makan dan minum hanya berdasarkan selera. Ada konsekuensi di balik pergaulan yang sembrono.

Bukan hanya itu. Bahkan, segala sesuatu bukan hanya memiliki konsekuensi di muka bumi ini saja, tetapi harus dipertanggungjawabkan di depan pengadilan Allah. Dalam Pkh. 11:9 tertulis: ““Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinganan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan.”  

Jadi jelas, orang muda diberi kebebasan untuk menikmati apapun yang ia mau dan diberi kebebasan untuk memuaskan semua hasratnya, tetapi harus diingat bahwa oleh karena semua itu Allah akan membawanya ke pengadilan. Dengan demikian, orang muda harus hidup bertanggung jawab karena segala sesuatu harus dipertanggungjawabkan. Sebelum bertindak, sebelum melakukan sesuatu, orang muda harus berpikir baik-baik. Apakah itu berguna? Apakah itu membangun? Jika tidak berguna, jika tidak membangun, jangan lakukan!(SRP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?