Biarpun Gunung-gunung Beranjak dan Bukit-bukit Bergoyang

Bacaan:
Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihi engkau. — Yesaya 54:10

Tanggal: 10 Desember

Indonesia rawan mengalami bencana alam karena geografisnya. Selain itu, perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab juga menjadi faktor penyebab, sehingga bencana alam sering terjadi di Indonesia. Apapun yang menjadi faktor penyebabnya, baik karena alam (geografis) maupun karena kesalahan manusia, bencana alam sangat berbahaya serta mengancam kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya.

Berbagai penderitaan, kerugiaan dan kehilangan pasti dialami. Bahkan cukup banyak yang mengalami trauma pasca bencana. Jika tidak ditangani dengan baik dan segera, maka trauma ini dapat menimbulkan masalah yang sangat serius. Dalam psikologi dan kesehatan mental kondisi ini disebut dengan istilah“Post-Traumatic Stress Disorder” (PTSD).

Masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan bencana harus diperlengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan terkait upaya perlindungan diri, sehingga mereka dapat menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu bencana datang. Selain itu, Negara juga harus hadir untuk melindungi, menolong, dan menyelamatkan.

Hal yang sama juga dialami oleh setiap kita yang disebut sebagai pengikut Krsitus (Kristen). Sekalipun kita tidak berdomisili di wilayah yang rawan bencana alam, tetapi setiap saat apapun yang tidak nyaman dan tidak diinginkan dapat terjadi dalam hidup kita. Itu bisa berupa sakit penyakit, persoalan berat, kehilangan orang yang dikasihi, pengkhianatan, fitnah, masalah finasial dan lain sebagainya. Jika tidak disikapi dengan benar, persoalan dan pergumulan hidup dapat menjadi bencana dalam hidup yang dapat menimbulkan berbagai penderitaan, kerugian, dan kedukaan.

Syukur kepada Allah. Firman-Nya yang menjadi bacaan kita hari ini sangat menguatkan. Dalam Yesaya 54:10 Tuhan berfirman:“Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihi engkau.”

Gunung-gunung boleh beranjak, bukit-bukit bisa bergoyang, tetapi kasih setia Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Itu lebih dari cukup bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya. Apapun bisa saja terjadi, tetapi jika kita bersama Allah, maka semua itu pasti dapat kita hadapi dan selesaikan.

Jika Allah bersama kita, maka damai sejahtera-Nya akan memenuhi hati dan pikiran kita. Bahkan, kita akan dapat melihat hal yang sangat baik di balik semua hal tak enak yang kita alami. Mari meneguhkan hati dan tetap percaya kepada Tuhan! Tuhan kiranya menolong kita. Kiranya damai sejahtera dari Allah senantiasa memenuhi hati dan pikiran kita. Amin.(SRP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?