Garam Dunia: Berkorban demi Perubahan yang Baik

Garam Dunia

Bacaan:
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. — Matius 5:13

Tanggal: 13 Maret

Kita tentu tahu apa itu garam? Kita juga memahami apa manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Makanan tanpa garam rasanya hambar, tetapi setelah kita menaburkan secukupnya garam, makanan tersebut menjadi enak dan lezat.

Terkadang, kita juga menggunakan garam untuk mengasinkan bahan pangan untuk mengawetkannya agar tahan lama dan tidak cepat busuk. Menurut kedokteran, garam juga memiliki manfaat penting bagi tubuh kita. Sebagai contoh, garam dapat membantu proses pencernaan, mencegah tekanan darah rendah, merilekskan otot, dan masih banyak lagi.

Dalam renungan kita ini, mengapa Yesus mengambil alegori garam? “Kamu adalah garam dunia,” kata Yesus (Mat. 5:13a). Apa maksud Yesus menyampaikan hal ini?

Saudara, jika kita perhatikan lebih seksama ternyata garam itu dapat larut dalam cairan dan meresap pada makanan atau tubuh kita. Jika kita melihat garam, maka bentuknya mirip seperti kristal. Ketika garam itu larut dan meresap, secara kasat mata kita tidak dapat melihatnya. Seolah-olah garam itu hilang.

Kristus mengambil alegori garam karena Dia hendak menyampaikan sifat berkorban tanpa pamrih. Garam “berkorban” dengan cara melarut, meresap, dan mengasinkan. “Pengorbanan” garam tidaklah terlalu berlebihan, tetapi dengan takaran yang pas atau secukupnya. Karena itu, Yesus mengatakan: “Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” (Mat. 5:13b)

Kalau garam terlalu berlebihan, maka makanan menjadi tidak enak, tekanan darah menjadi terlalu tinggi, atau pencernaan menjadi teganggu. Ini berarti “pengorbanan” garam menjadi sia-sia atau tidak ada manfaatnya.

Dai gambaran (alegori) garam ini, Kristus meminta kita berkorban tanpa pamrih seperti garam, tetapi dengan catatan jangan terlalu berlebihan atau over acting. Tunjukkanlah pengorbananmu tanpa ada yang mengetahui, kecuali Tuhan. Selamat untuk menjadi garam dunia. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?