Berjuang dengan Pengorbanan

Bacaan:
Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya. — 1 Timotius 4:10

Tanggal: 19 Maret

Hidup adalah pejuangan. Dalam hidup ini kita terus berjuang mencari nafkah dan rezeki untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Perjuangan yang penuh kejujuran adalah perjuangan yang tidak mudah. Kita harus bekerja keras dan berdoa, istilah Latinnya: Ora et Labora.

Dalam perjuangan hidup kita ada proses yang mengasah kita menjadi dewasa, bijaksana, dan berhikmat. Bahkan tidak jarang, perjuangan kita menuntut pengorbanan. Ini berarti bahwa pengorbanan tersebut ada harga yang harus kita bayar atau pertaruhkan, yaitu: waktu, tenaga, materi, jasa, dan pikiran.

Meskipun kita sudah memperoleh jaminan keselamatan dan kehidupan kekal dari pengorbanan Kristus, tetapi Rasul Paulus menasihati Timotius bahwa kita masih berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya. (1 Tim. 4:10)

Pengorbanan Kristus untuk penebusan dosa tersebut harus terus kita beritakan. Kita harus berjuang memberitakan Injil Kristus kepada setiap orang yang kita jumpai. Memang dalam mengabarkan Injil Kristus tersebut banyak sekali tantangan yang sudah menghadangkan kita. Terkadang tantangan tersebut bukan hanya dari luar diri kita, bahkan datangnya juga dari diri kita sendiri.

Karena itu, Kristus meminta kita untuk menyangkal diri dan memikul salib kita sendiri. Kristus sudah memperlihatkan hal tersebut melalui teladan-Nya. Malahan Rasul Paulus menggambarkan bahwa Kristus sendiri berkorban mengambil rupa seorang hamba (budak) dan Dia mengosongkan diri-Nya yang tidak menganggap diri-Nya setara dengan Bapa-Nya.

Jadi tetaplah berjuang walaupun kita harus berkorban. Tuhan pasti menghargai pengorbanan Saudara sekecil apapun pengorbanan tersebut. Berjuang dengan penuh pengorbanan merupakan faktor utama kehidupan dalam pertandingan iman untuk mencapai garis akhir dengan berkemenangan. Kiranya Tuhan menguatkan Saudara yang masih terus berjuang dengan penuh pengorbanan untuk Injil Kristus. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?