Kebangkitan Kristus Membawa Kehidupan

Bacaan:
Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati. — Yohanes 20:9

Tanggal: 14 April

Para pemimpin Yahudi terutama Imam Besar, ahli Taurat, kaum Farisi, kelompok Saduki, dan masyarakat Yahudi kebanyakan bersukacita saat mengetahui Yesus mati di atas kayu salib. Mereka menganggap kematian Yesus merupakan sebuah kemenangan.

Namun demikian, setelah 3 hari kemudian mereka mendengar kabar bahwa Yesus yang mati itu sudah bangkit. Kabar tersebut terutama bagi para imam, ahli Taurat, Kaum Farisi dan Saduki, membuat mereka gusar dan kelabakan.

Mungkin saja mereka berpikir: “Jangan-jangan akan ada pembalasan setimpal atas kejahatan mereka terhadap Yesus.” Akhirnya mereka berusaha bagaimana caranya agar berita kebangkitan Yesus tersebut tidak sampai menyebar ke mana-mana.

Mulailah mereka menutupi kejahatannya dengan melakukan kejahatan lain. Caranya mereka mulai mengarang berita palsu (hoaks) dan menyuap para penjaga dan prajurit Romawi yang menjaga kubur Yesus.

Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itudan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.”  (Mat. 28:12-13)

Ternyata, kebenaran Tuhan tentang berita kebangkitan Kristus jauh lebih dahsyat daripada kebohongan para imam yang tidak lagi menuruti kehendak Allah.

Jadi kabar kebangkitan Kristus terus tersiar ke mana-mana. Uang tutup mulut tidak mampu membeli kebenaran bahwa Kristus benar-benar telah bangkit.

Kebangkitan Kristus membuktikan bahwa kematian telah kalah. Kebangkitan-Nya membawa kehidupan sebab Dia hidup. Kristusadalah kehidupan, di dalam Dia ada kehidupan. Kehidupan yang bukan sekadar hidup, melainkan kehidupan kekal.

Karena Kristus telah bangkit maka setiap orang percaya kepada-Nya juga akan mengalami kebangkitan.“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,” (Yoh. 11:25). (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?