Apa Saja Kuasa Kebangkitan Kristus Itu?

Kasih dan Pengorbanan

Bacaan:
Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. — 1 Korintus 2:10

Tanggal: 15 April

Setelah Yesus bangkit, pertama kali Ia menampakkan diri-Nya  kepada Maria Magdalena dan beberapa perempuan lain. Para perempuan tersebut menyampaikan kesaksian mereka atas kebangkitan Yesus kepada para murid-Nya, tetapi mereka meragukan kesaksiannya. Pada masa itu, perempuan bisa kita katakan tidak memiliki suara dalam budaya patriakal, sehingga suara perempuan kurang diperhatikan.

Meskipun para perempuan tidak memiliki kekuatan untuk bersuara, tetapi seharusnya para murid Yesus menyimak perkataan Kristus. Kristus sendiri menjelang penyaliban-Nya sempat menyampaikan kepada murid-murid-Nya bahwa Anak Manusia akan mengalami penderitaan, kematian, dan kebangkitan. Namun mereka tidak dapat mencerna perkataan-Nya. Padahal mereka selalu bersama-sama Yesus selama tiga setengah tahun (Mat. 16:21). Rupaya apa yang Yesus ajarkan kepada murid selama tiga setengah tahun terkesan “gagal” (pada saat itu).

Kuasa Kebangkitan Kristus

Para murid Yesus gagal menangkap pesan Yesus. Sebenarnya kesaksian para perempuan tersebut dapat menguatkan pesan Yesus tentang kematian-Nya dan kuasa kebangkitan-Nya. Ada beberapa kendala yang membuat para murid Yesus tidak mengenal kuasa kebangkitan:

  1. Mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati (Yoh. 20:9).
  2. Kristus belum menghembuskan mereka dengan Roh Kudus.
  3. Mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Sebaliknya justru para imam dan kaum Farisi datang menghadap Pilatus dan berkata: “Sesudah 3 hari Yesus akan bangkit.” Jadi merekalah yang lebih dahulu percaya Yesus bangkit daripada murid-murid-Nya yang selalu bersama-sama Dia (Mat. 27:62-63).

Setelah Yesus menampakkan diri-Nya berkali-kali kepada murid-murid-Nya selama 40 hari, barulah para murid-Nya makin memahami kuasa kebangkitan-Nya. Selanjutnya pada Hari Pentakosta dengan turunnya Roh Kudus atas mereka, maka mereka memiliki dan memahami kuasa kebangkitan Kristus.

Jangan sampai kita sebagai anak Tuhan tidak percaya akan kuasa kebangkitan-Nya. Kebangkitan Tuhan Yesus untuk merestorasi kehidupan kita. Kuasa kebangkitan-Nya sanggup mengubahkan hidup kita. Dengan kuasa kebangkitan-Nya penyakit kita sembuh dan ada pengampunan dosa kita. Sudahkah Saudara memiliki kuasa kebangkitan Kristus? (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?