Bangkit dari Rasa Takut

Bacaan: 1 Samuel 23:14-28

Ayat Emas:

Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau di tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.  — Yesaya 41:10

Tanggal: 25 April

Saya mengajak keponakan saya yang berusia 3 tahun untuk mengambil sesuatu di ruang belakang rumah kami. Dia berjalan di samping saya tanpa memegang tangan saya. Tiba-tiba dia memegang tangan saya erat-erat. Ternyata, ruangan yang gelap membuatnya takut, sehingga memegang tangan saya erat-erat.

Kemudian, saya menggendongnya untuk memberikan rasa aman sembari menyalakan lampu. Setelah lampu menyala, dia tampak lega dan tertawa kecil. Ternyata, tak ada yang perlu ditakutkan di ruangan itu.

Sama halnya dengan keponakan saya, banyak orang yang mengalami ketakutan atau rasa takut, termasuk Daud. Daud takut karena Saul sedang mencarinya dan bermaksud membunuhnya.

Demikian juga dengan saya dan mungkin juga orang-orang lain. Semua orang merasa memiliki alasan untuk takut. Ada yang takut tidak dapat memberi makan dan menyekolahkan anak-anaknya karena kehilangan pekerjaan. Ada yang takut tidak mendapat jodoh karena merasa sudah tua dan tanda-tanda jodoh datang belum tampak. Ada yang merasa takut akan hari depan karena tidak memiliki tabungan yang memadai, dan lain sebagainya.

Memang, ada ketakutan yang dapat dipahami karena memiliki alasan yang masuk akal, seperti takut yang dialami Daud. Siapa sih yang tidak takut jika ada orang kuat yang sangat membencinya mengejar-ngejarnya dengan maksud membunuhnya?

Terang yang muncul dari lampu yang dinyalakan menghalau rasa takut dari keponakan saya. Ketakutan Daud hilang karena Yonatan menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah dengan mengatakan:“Janganlah takut, sebab tangan ayahku Saul tidak akan menangkap engkau; engkau akan menjadi raja atas Israel, dan aku akan menjadi orang kedua di bawahmu. Juga ayahku Saul telah mengetahui yang demikian itu.” (1 Sam. 23:17)

Dalam Yes. 41:10 tertulis:“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau di tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”  Jadi, apa pun yang menjadi ketakutan kita, mari bangkit dari ketakutan karena Tuhan beserta kita dan pasti menolong kita!(SRP)

Mari Kita Berdoa:

Bapa yang baik terima kasih atas penyertaan-Mu. Bangkitkanlah kami ya Tuhan dari segala ketakutan kami sehingga kami dapat melangkah dan berkarya. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?