Bagaimana Agar Kita Lulus Uji Kesetiaan?

Mahkota

Bacaan:
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia. — Mazmur 37:3

Tanggal: 12 Juni

Di dalam Alkitab, ada banyak contoh orang yang setia di mana Tuhan memperkenankan hidupnya. Mereka pada akhirnya memperoleh peninggian, seperti Yusuf, Yosua, Kaleb, Rut, Daud, dan lain-lain.

Tuhan memilih dan mengangkat mereka karena kesetiaannya telah teruji. Hal ini membuktikan bahwa tanpa kesetiaan, Tuhan tidak akan pernah mengangkat dan mempromosikan hidup seseorang. Mereka harus terlebih dahulu lulus dalam ujian, salah satunya adalah uji kesetiaan.

Bagaimana agar kita dapat lulus uji kesetiaan? Apa yang harus kita lakukan?

Menjawab pertanyaan di atas, pemazmur sudah memberi petunjuk agar kita percaya kepada TUHAN dan melakukan yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia (Mzm. 37:3).

Setelah seluruh petunjuk itu kita kerjakan, maka kita masih membutuhkan satu hal lagi, yaitu: ketaatan. Kesetiaan dan ketaatan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan.

Mengapa kita taat? Ya, karena kita percaya kepada TUHAN dan segala janji-Nya melalui firman-Nya. Orang yang taat pastilah setia. Dia tidak akan berkhianat.

Selanjutnya, mengapa kita harus setia? Sebab dengan kesetiaan kepada Tuhan, Dia semakin dekat kepada kita dan memerhatikan kita. Doa-doa kita pun menjadi prioritas-Nya untuk dikabulkan.

Selain itu, ada janji-Nya bahwa TUHAN akan memberikan mahkota kehidupan kepada kita. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan (Why. 2:10b).

Kiranya Saudara termasuk salah satu orang yang setia kepada TUHAN. Tuhan Yesus memberkati Saudara. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?