Setia dalam Pengharapan

Setia dalam pengharapan

Bacaan:
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN. — Ratapan 3:26

Tanggal: 17 Juni

Renungan hari ini merupakan ratapan Yeremia atas ketidaksetiaan bangsa Israel kepada TUHAN.

Setiap orang dari bangsa ini menyimpang dari jalan TUHAN. Mereka berbuat dosa sesuka hatinya. Malah, Yeremia sendiri mengalami penganiayaan dari orang-orang sekitarnya, termasuk keluarganya.

Yeremia betapa menderita atas perlakuan mereka dan meratapi bangsanya yang sudah tidak mau lagi mengindahkan firman-Nya.

Selain itu, Yeremia juga meratapi keruntuhan Kota Yerusalem akibat penyerangan Kerajaan Babilonia. Tidak hanya bangunan kota yang hancur, tetapi juga bangunan spiritual-rohani bangsa Israel yang porak-poranda. Yeremia sangat berduka karena melihat kehancuran-kehacuran tersebut.

Sementara itu, di tengah-tengah penderitaannya Yeremia mendapat panggilan TUHAN. Sesungguhnya berat bagi Yeremia menerima panggilan-Nya. Namun dia dengan setia melakukan tugas itu selama bertahun-tahun di dalam pengharapan meski tidak melihat seorang pun yang bertobat.

Sungguh pun demikian, Yeremia tetap percaya dan yakin atas penyertaan dan pertolongan TUHAN. Sekalipun penderitaan dan kesakitan menghampiri kehidupannya, dia lantas tidak menjadi layu, tetapi tetap berdiri dengan penuh pengharapan.

Modal kekuatan Yeremia hanya kesetiaan kepada TUHAN. Yeremia tetap setia dalam pengharapan kepada TUHAN. Saat kita mau setia dan berpengharapan kepada TUHAN, maka kita akan merasakan nyata pertolongan-Nya pada hidup kita.

Sebagai penutup mungkin kita pernah mendengar lagu rohani Kristen yang berlirik seperti ini:

Waktu Tuhan pasti yang terbaik.
Walau kadang tak mudah dimengerti.
Lewati cobaan ‘ku tetap percaya.
Waktu Tuhan pasti yang terbaik
.

Refrain dari lagu tersebut dapat menguatkan kita ketika sedang bergumul. Liriknya bermakna bahwa di kala situasi hidup yang tidak menentu, Tuhan akan memberikan waktu yang terbaik bagi kita. Serahkanlah hidup kita dengan tetap setia dan berpengharapan kepada-Nya.

Tuhan tahu apa yang terbaik yang kita butuhkan dalam hidup kita. Dia tidak akan pernah meninggalkan kita dan selalu menyertai kita. Tuhan selalu merancangkan yang kebaikan dan memberi damai sejahtera-Nya. Karena itu, percayalah kepada-Nya. Tuhan memberkatimu. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?