Kesetiaan yang Berbuah Kesuksesan

Bacaan:
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi. — Pengkhotbah 9:10

Tanggal: 25 Juni

Houtman Zainal Arifin, adalah seorang office boy yang berhasil menduduki jabatan nomor satu sebagai Vice President di Citibank, salah satu bank terbesar di dunia. Dia hanyalah seorang perantau yang membawa mimpi ke ibukota untuk menjadi orang sukses.

Sebagai seorang lulusan SMA, dia tidak mudah mendapatkan pekerjaan di Jakarta. Karena itu, profesi sebagai pedagang asongan pun dia lakoni.

Perlakuan kasar dari petugas penertiban pun menjadi makanan sehari-harinya. Suatu hari Houtman memberanikan diri mengirim surat lamaran ke Citibank. Citibank mempekerjakannya sebagai office boy.

Dia seorang yang giat bekerja, bahkan seringkali sukarela membantu staf lain meski pekerjaannya telah selesai. Ia juga seorang yang suka belajar.

Berawal dari menstempel dokumen-dokumen, akhirnya ia akrab dengan istilah-istilah perbankan. Kerajinannya mempelajari segala sesuatu, membuat karirnya terus meningkat. Dari seorang office boy, ia diangkat menjadi operator mesin fotokopi, hingga kemudian diangkat menjadi karyawan tetap.

Semakin hari semakin banyak orang yang simpati kepadanya karena sikapnya yang ringan tangan dan mau belajar. Simpati itu pun kemudian berubah menjadi kepercayaan, hingga kabar mengenainya terdengar oleh pimpinan perusahaan. Sikapnya itu kemudian mengantarkannya untuk menduduki jabatan Vice President di Citibank.

Nasihat Kitab Pengkhotbah (9:10) tepat untuk menggambarkan kisah nyata dari Houtman Zainal Arifin.

Banyak orang ingin mencapai puncak dengan cara yang singkat atau instan, tetapi tidak demikian dengan Houtman Zainal Arifin. Dia setia dalam pekerjaannya dengan bekerja secara bertanggung jawab.

Selain itu, Houtman tidak pernah meremehkan pekerjaan atau tanggung jawab yang kecil. Dia tekun mengerjakan tugas dan tanggung jawab itu serta tidak pernah berhenti belajar untuk meningkatkan kemampuan dirinya.

Percayalah, orang yang setia dalam bekerja tidak akan berakhir dengan sia-sia. (BTS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?