MENGAGUNGKAN TUHAN, SANG PENCIPTA

Oleh: Pdt. Marihot Siahaan

 

Ayat renungan kita adalah: Mazmur 8: 1 – 10

Topik Renungan kita adalah:

“MENGAGUNGKAN TUHAN, SANG PENCIPTA”Dengan ayat emas: “Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!” (Mazmur 8: 10)

Baru- baru ini seorang Pendeta Batak yang sudah lama tinggal di luar Tanah Batak mengikuti suatu loka karya bertempat di tepi pantai Danau Toba, Parapat. Selama di sana ada banyak kesempatan bagi dia memandang dan menikmati keindahan danau dan alam sekitarnya. Setiap kali ia memandang, dalam hati ia selalu berkata, “Luar biasa Tuhan yang menciptakan danau dan alam seindah ini.”Dan “Betapa baiknya Tuhan, yang memberikan danau seindah ini kepada orang Batak.”  Kemudian ia berkata lagi dalam hatinya, “Sudah seharusnya orang Batak mensyukuri berkat Tuhan yang besar ini.”

Pengalaman sederhana itu mengajak kita untuk melihat bahwa alam sekitar kita adalah ciptaan dan pemberian Tuhan kepada manusia. Dapat  dikatakan bahwa alam adalah milik Tuhan yang dititipkan sementara kepada manusia untuk dinikmati atau dipakai. Tentu untuk kebaikan dan kebutuhan manusia itu sendiri. Akan tetapi, manusia tidaklah baik jika hanya menikmati alam dan hasilnya. Manusia mempunyai tanggung jawab untuk mengelola, menjaga dan merawatnya. Itulah tanggung jawab manusia dalam dunia milik Tuhan.

Tanggung jawab dapat dijalankan secara murni hanya didasarkan pada kemauan bersyukur kepada Sang Pencipta. Karena dengan rasa syukur manusia akan mau dengan rendah hati mengakui keberadaan Allah sebagai Pencipta dan dengan sungguh-sungguh mengagungkan nama-Nya yang mulia.

Itulah yang dapat kita pelajari dan kita renungkan melalui nas firman Tuhan yang menjadi renungan kita hari ini. “Ya Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi”,seru pemazmur.

Pemazmur menyadari betapa seluruh ciptaan Tuhan itu luar biasa dan pengherankan. Pengakuan ini dapat kita mengerti karena sesungguhnya Tuhan sendirilah sebagai perencana, perancang dan pelaksana atas terciptanya langit, bumi dan segala isinya. Semuanya Tuhan lakukan dengan baik dan sempurna sebagaimana dikatakan dalam kita Kejadian 1: 31: “Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”

Kita yang hidup pada masa kini hendaknya mau belajar menyadari keluarbiasaan dari ciptaan itu serta mengakui keagungan dan kemuliaan Sang Pencipta. Dan lagi, kita perlu belajar mendengar pujian dari alam semesta yang tidak henti-hentinya mengagungkan dan memuliakan Tuhan yang menciptakannya. Hal ini berarti, jika kita tidak mengelola, menjaga dan merawat alam dengan baik, kita sedang merusak nyanyian kemuliaan bagi-Nya. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mecintai dan merawat alam sekitar kita, sehingga kita bersama alam senantiasa mengangkat pujian untuk menganggungkan Tuhan Sang Pencipta.

Kiranya Tuhan Yesus melalui Roh Kudus menyadarkan kita akan tanggung jawab kita di bumi milik Tuhan. Amen. (MS)

Marilah kita berdoa:

Ya Tuhan Allah, Sang Pencipta, ajar dan tolonglah kami untuk menyadari dan melaksanakan tanggung jawab kami untuk mengasihi dan merawat bumi milik-Mu ini., sehingga kami senantiasa dapat bersama bernyanyi mengangungkan nama-Mu. Amen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?