Menjaga Asa dan Pemulihan Traumatik Anak Pasca Gempa NTT 2026

Bagikan:

ONESIMUS —  Rangkaian aktivitas seismik yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 15 hingga 26 Agustus 2026 telah menguji ketangguhan masyarakat setempat.

Di tengah duka dan tantangan fisik akibat kerusakan tempat tinggal, semangat gotong royong serta pendampingan berbasis kemanusiaan menjadi fokus utama dalam setiap langkah pemulihan.

Tim ONESIMUS sedang mempersiapkan bantuan dan pelayanan.

Fokus aksi tanggap darurat saat ini tidak hanya tertuju pada pembangunan sarana fisik, melainkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak dengan menjunjung tinggi rasa aman, empati, dan kenyamanan psikologis—terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Pelayanan kepada mereka yang terdampak bencana gempa.

“Di balik setiap angka statistik dampak bencana, ada kisah keberanian, ketabahan, dan rasa saling jaga antarwarga. Prioritas utama saat ini adalah memastikan saudara-saudara kita di titik shelter merasa didampingi, didengar, dan tidak berjalan sendiri dalam melewati masa-masa sulit ini.

Bantuan siap disalurkan.

KOMUNITAS ONESIMUS dalam kejadian bencana alam sebelumnya di NTT pernah memberi dukungan dan bantuan dari para SAHABAT ONESIMUS berupa materi/barang dan pelayanan. Dalam bencana gempa di NTT ini pun, KOMUNITAS ONESIMUS juga melakukan hal yang sama berkoordinasi dengan Bapak Tyranus dan tim di NTT.

Bantuan berupa barang-barang yang diberikan kepada mereka yang terdampak bencana sudah disampaikan. Selain itu, Tim ini memberi pelayanan kepada anak-anak yang pasti shok dan trauma. Ada di antara mereka yang kehilangan keluarga, rumahnya rusak, barang-barangnya hancur.

Bernyanyi dan bermain adalah obat ampuh. Hati yang gembira adalah obat.

Di Desa Lokoboko, Ende Utara, Tim mengajak anak-anak bermain, bernyanyi, dan bercengkrama. Meskipun terlihat biasa saja, tetapi menjadi obat yang ampuh untuk pemulihan dari shok dan trauma.

Senin, 24 Agustus 2026 lalu, Tim ONESIMUS sudah tiba di Flores dan selama 2 Minggu ke depan berada di NTT mengunjungi titik-titik shelter lainnya.

Terima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara sekalian SAHABAT ONESIMUS yang turut memberi bantuan kasih kepada mereka yang terdampak bencana gempa di NTT. Sebagaimana motto ONESIMUS: Berguna bagi Tuhan, Berguna bagi Sesama.

Pewarta: Pdt. Tonggor Siahaan